English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

19 Apr 2011

DOA

DOA
Oleh: Chairil Anwar
kepada pemeluk teguh

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu

Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh

cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

Tuhanku

aku hilang bentuk
remuk

Tuhanku

aku mengembara di negeri asing

Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling

AKU

  AKU
Oleh: Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

KRAWANG-BEKASI

KRAWANG-BEKASI
Oleh: Chairil Anwar

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.

Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian

Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi

26 Mar 2011

Ketulusan Hati

sesuatu yang tak bisa diucapkan
jangan dipaksa untuk diucapkan

sesuatu yang tak bisa diucapkan
sebaiknya dimengerti saja

karena masih banyak makna yang bisa kita rangkai
lewat sebuah ketulusan hati

maka berdirilah disampingku
dan terangi setiap jalanku

seperti Adam menerangi Hawa nya
seperti aku, yang tulus mencintaimu

Aku Tak Pernah Berpaling

ketika musim memajang rindunya pada hujan
ada sebongkah cemas yang tak bisa kuucapkan
aku hanya ingin memelukmu dari senja hingga subuh tiba

setapak demi setapak
kudaki jalan terjal kerisauan
saat tiba di persimpangan
ingin kutanggalkan segala ragu dan rasa bosan

ooo,
betapa kebimbangan telah berubah menjadi labirin
menjadi lingkaran tanpa celah

tapi catatlah olehmu, tentang satu kepastianku
'aku tak pernah berpaling darimu'

Indah Sore Itu

indah sore itu
bukan pada matahari senja
yang berwarna jingga

indah sore itu
bukan pada biru samudera
di batas cakrawala

indah sore itu
adalah hitam rambutmu
yang buat aku terpana

indah sore itu
adalah biru matamu
yang memancarkan pesona

indah sore itu
adalah kamu, cinta...!

Di Hatiku

untaian kata mesra
dan seribu puisi cinta yang kupunya
tak mampu menyaingi indah wajahmu

kau adalah keindahan
yang menghiasi duniaku

memandangmu...
aku berharap waktu berhenti

menyentuhmu...
seperti menyentuh sesuatu yang rapuh tapi sangat berharga

kau adalah jejak
yang iringi langkahku

kau adalah detak
yang iringi jantungku

kau adalah air mata
yang iringi tangisku

kau ada
di hatiku

HIDUP DAN MATI

ALLAHU ROBBIYY

SAAT ITU......
Saat Yang Telah Berlalu
Merambah Ramai Indah Dunia
Menyusur Sunyi Relung Hati
Dan Aku Pun Masih DAlam Pencarianku

ALLAHU ROBBIYY

SAAT INI.......
Saat Yang Sedang Berlangsung
Bertanya Hati Dalam Keraguan
Akankah Diri Masih Dalam Berpijak Kaki
Esok cerah Yang Masih Ku Nanti

ALLAHU ROBBIYY

SAAT NANTI.......
Saat Yang Akan Datang
Beribu Ragu Resah Mendayu
Berjuta Tanya Mulai Terasa
Akankah Hidup Masih Menyapa Akan Hadirku

ALLAHU ROBBIYY

Bilakah Saat Itu akan Datang......
Masikah Jiwa Ini Akan Menikmat Kecapan Lembut Halusmu
Dalam Hidupku Menanti Kematian
Tak Tau Kapan Ajal Menjelang

ALLHU ROBBIYY

Ketika Hidup Menanti Mati Dan Ketika Mati Menjelang Menyapa Hidup
Satu Pinta Menyata Harap
Jadikanlah Diri Ini Dalam NaunganMU
Ketika Ku Harus Menjalaninya.

WAHAI AKU......
HIDUPLah DALAM KEHIDUPANMU
DENGAN MENGINDAHKAN HIDUPMU
KARNA AJAL KAN MENJELANG DARI KEHIDUPAN
TAK SADAR RASA DIA MENJEMPUT
TAK PANDANG WAKTU DIA MENYAPA

WAHAI AKU......
KEMATIAN MEMBAYANGI HIDUPMU
TAK BOSAN DIA SELALU MENGINTAI
MEMINTA MATI UNTUK HIDUPMU
MENUNTUT AJAL DALAM NAFASMU

WAHAI AKU.......
BILAKAH KAU AKAN MATI
SADARLAH DIRI AKAN HIDUPMU
MENUAI RIDHO BERTABUR RAHMAT
AJAL MENJELANG BERTANYA BEKAL

WAHAI AKU.......
BILAKAH KAU SADAR DALAM HIDUPMU
HIDUP DUNIAMU SEMENTARA WAKTU TERBATAS
AKHIRAT MENANTI KEKAL SELAMANYA
MENGECAP NIKMAT TIADA TARA

WAHAI AKU......
DI SANA KAU AKAN MEMUASKAN KEKEKALANMU
TAK TERBATAS WAKTU RUANG PUN TIDAK
DI AKHIRAT KAU AKAN MERASA KEKAL BAHAGIA
TAPI TIDAK UNTUK DUNIAMU

OLEH : Aby al Kahfie.

Kebajikan

KETAHUILAH atau KATAKANLAH
Wahai KEBIJAKAN
Kau terlahir dari perenungan para Pemujamu
Melebur dalam menghias langkah
Tak pandang penting Orang mau berkata Apa
Yang ku tau KAU bagian dari hidupku

Wahai KEBIJAKAN
Mendekatlah padaku
Agar aku bisa menyatu dalam larut hidupku
Tak pandang penting Orang mau berkata apa
Yang ku tau ku ingin berdiri di atasmu

Wahai KEBIJAKAN
Ku temukan KAU dalam Perenunganku
DAri hasil Pemahaman yang Mendalam
Yang dilandasi Oleh rasa Adil
Tak pandang penting orang mau berkata Apa

Wahai KEBIJAKAN
Tak pandang penting Orang mau berkata Apa
Yang ku tau
KAULAH TUJUAN LANGKAHKU.

TERUNTUK: PARA PEMUJA KEBIJAKAN

Oleh:Aby_al Kahfie.

FirmanMU

Ya ALLAH
Dua FirmanMU Yang Selalu Mengonyak Sobek
Pedih Perih Terasa Luka Dalam Menyayat Hati
Tak Mampu Ku Tahankan Gejolak Tangis
Terisak pilu Rindu AkanMU
Mengingat TuturMU Yang Kian Terabaikan

Satu Pilu Berjuta Resah Akan FIRMANMU

WAHAI SEKALIAN MANUSIA APA YANG MEMBUATMU
BERLAKU DURHAKA PADA TUHANMU

Sentak serontak Bergoncang Hati
Dalam Tangis Meratap Pilu

Satu Tangis Berjuta Pilu Akan QUDSIMU

WAHAI ANAK CUCU ADAM, KEBAIKANKU SELALU TURUN KEPADAMU
NAMUN KEJAHATANMU SELALU NAIK PADAKU

Refleks jiwa Meronta Hati
Memaki Diri Menuai Sedih

YA ALLAH
Nilailah Aku DAlam Dhoifku
Ku Ingin Kau Dalam Kesendirianku
Ku Rindu Kau Dalam Kesepianku
Ku Pilih Kau Di Antara mereka
Mendera Tangis Ketika Kau Abaikan.

YA ALLAH
Tersingkapnya Pelataran SinggasanaMU
Menjadi SAtu Pinta Tempat
Agar Ku Bisa Menyempurnakan SEMBAHKU
Ketika Tabir Mulai Terbuka Dari Segala KekuasaanMU

PINTAKU
YA ALLAH
Jadikan Aku Dalam RahmatMU Ketika KU Butuh
Jadikan Aku Dalam Sepiku Menjadi KawanMU
Jadikan Aku Dalam PETUNJUKMU KETIKA Ku Tersesat
Jadikan Aku Dalam IBADAHKU Menjadi kekasihMU

YA ALLAH
AKU dan PINTAKU
BERSERAH HARAP PADAMU.

Oleh:Aby Al Kahfie.

HABIS GELAP TERBITLAH TERANG

Sinar perjuangan nampak dari balik tirai kegelapan
Masa penderitaan tlah sirna
Tusukan sebilah kemiskinan moralitas
Terbang bersama debu nan hilang

Sinar harapan tlah muncul
Aura kebangkitan menyelubungi Indonesia
Menggema di setiap jiwa bangsa
Kokohkan persatuan raih kejayaan

Sinar keadilan menyongsong
Rakyat papa terangkat dan terlindungi
Tangis darah melebur menjadi tawa ceria
Bersatu padu membangun Indonesia emas
Menggapai puncak kemuliaan bangsa

IBU PERTIWI

Ibu Pertiwi…
Jika angin tak lagi berhembus
Jika api tak lagi membara
Jika ar tak lagi mengalir
Jika tanah tak lagi membongkah
Apa kita masih dapat berkata?
Tentang hasrat dan milik
Tentang jiwa dan rasa
Tentang dunia yang dipijak nestapa
Tentang duka menyelimuti langkah

Ibu Petiwi…
Masih adakah celah?
Untuk menyimpan gelisah
Untuk menyembunyikan langkah
Tidak, Bu!
Meskipun celah berongga
Dada kita tetap menganga
Meskipun jari tersembunyi
Mata dan telinga tetap ada

Ingatlah…
Wahai Ibu Pertiwi
Kami..,
Putra putri bangsa akan melangkah
Dalam langkah satu dan satu
Bukan melompat
Setelah itu kami terjerat!

BANGKIT INDONESIA

Jalani hidup penuh juang
Tatap masa depan cerah penuh harapan
Jangan barkan kesalahan buat keputusasaan
Belajar dari pengalaman bangsa
Jangan terusik oleh kesukaran
Hadapilah sebagai tantangan
Berdayakan drimu oleh keberanian
Pelajarilah hal baru dalam hidup
Buat bumi Indonesia bersinar
Indonesia milik kita
Indonesia bukanlah milik mereka
Pemuda bangsa anti anarkisme
Maju bersatu dalam kebersamaan
Kekuatan dalam satu hati
Memandu puncak kejayaan
Bangkitlah Indonesia!!!! 

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More